Navigation Menu

2madison Art Exhibition: Pameran Lukisan Anak Muda | Bisa Dikunjungi Virtual



H.O.P.E

Merupakan konsep yang diusung oleh 2madison dalam art exhibition kali ini. Melihat keadaan pandemik seperti sekarang, 2madison ingin agar anak muda tidak berhenti dalam berkarya. Sehingga akhirnya mereka ingin berbagi ruang dengan para seniman muda, pelajar seni, atau penikmat kegiatan seni untuk mengungkapkan harapan mereka di 2021 sekaligus menuangkan ekspresi dalam sebuah karya.

 

Halo guys!

Thank you banget buat teman-teman yang suka baca blog aku sampai saat ini. Ini merupakan tahun yang berat ya untuk kita semua, tapi semoga energi positif akan selalu aku hadirkan buat teman-teman semua di luar sana.

Kini, kita sudah berada di penghujung tahun 2020. Rasanya bulan demi bulan tahun ini berlalu begitu monoton ya? Hehe. Aku merasakan hal itu. Tapi… banyak juga nikmat yang aku syukuri karena memiliki lebih banyak waktu dengan keluarga dan membuat konten sambil work from home. Rasanya kedua pekerjaan aku jadi bisa lebih produktif hehe. 

Ngomong-ngomong, apakah kamu udah berani keluar di saat ini guys?

Jujur kalau aku sih udah ya. Bahkan, weekend kemarin aku ditemenin my soulmate, Fathmah, pergi ke pameran lukisan gitu loh. Fathmah dari Bekasi dan aku dari Bogor. Cusss kita melesat ke Kemang, Jakarta Selatan. Lokasi tepatnya:

 


Ada apa di sana? 

Jadi 2madison itu adalah sebuah café, workshop, dan art classroom juga. Coba deh kalian ke sana, design interior dan exteriornya itu cakep loh buat dipake foto-foto. (Tetep foto nomor 1 hehehe). Cafenya tuh Kemang banget deh, yang menghadirkan konsep café gallery gitu.


Beberapa waktu lalu 2madison ini mengadakan kompetisi #2madison_designcompetition dan #2madison_search. Lalu para pemenang kompetisi ini diapresiasi juga ke dalam sebuah Art Exhibition bertemakan HOPE. Nah ini yang menjadi tujuan juga kenapa aku dan Fathmah datang ke 2madison.

 


H.O.P.E. 

Dibentuk dalam sebuah art exhibition yang terbuka untuk publik. Peserta dalam pameran ini selain pemenang kontes #2madison_designcompetition dan #2madison_search adalah siswa dari 2madison art class dan peserta 2madison workshop

Art Exhibition ini bukan hanya ruang untuk berekspresi, tapi 2madison membentuknya juga sebagai ruang apresiasi. YES! Apresiasi terhadap para seniman muda ini. Jadi tidak ada pungutan biaya apapun untuk ke pameran ini. Tapi jika kalian berminat, kalian bisa membeli karya-karya di sini. Lukisan-lukisan yang dipamerkan di sini dijual, juga souvenir-souvenirnya seperti note book, scarf, masker, dan masih banyak yang lainnya.

Lukisan-lukisan yang dipamerkan dalam art exhibition ini benar-benar terasa banget aura jiwa anak muda yang energik, terlihat dari goresan-goresan dan warna-warna yang dipilih. Ini juga yang membuat 2madison mendesain ruang galeri mereka dengan konsep yang millennial. Supaya anak-anak muda yang datang ke pameran ini betah berlama-lama menikmati indahnya lukisan-lukisan di sini.

 


Karena banyak seniman-seniman muda baru dalam pameran ini, harga lukisan-lukisan di pameran 2madison ini masih terjangkau guys. Paling murah mulai dari Rp 1juta saja sampai paling mahal Rp 3.9juta. Tapi tenang, walaupun harga terjangkau, bukan berarti lukisannya tidak bagus. Kalian liat sendiri aja ya dari beberapa foto lukisan di bawah ini. Sumpah bagus-bagus. Sejujurnya aku jadi pengen beli juga buat jadi dekorasi kamar gitu. Tapi galau karena kamar belum sepenuhnya direnovasi, jadi belum tau arah konsepnya kemana.



 


VIRTUAL EXHIBITION

Kalau misal kalian pengen liat-liat juga lukisannya, sebenernya kalian bisa tanpa harus datang langsung. Kalian bisa mengikuti virtual exhibition mereka. Info lebih detail kalian bisa cek ya di official website mereka di www.2madison.com atau di Instagram mereka di @2madison_gallery. 

Kalau mau datang, bisa datang langsung pada hari Sabtu atau Minggu ya guys. Namun pameran ini singkat guys hanya berlangsung sampai tanggal 1 Januari 2021. Jadi pastikan kalian jangan sampe ketinggalan yah! 

Jamnya? Mulai dari jam 10.00 pagi sampai dengan jam 03.00 sore. Kalau kalian datang, pastikan mengikuti aturan protokol kesehatan dengan memakai masker, menggunakan selalu hand sanitizer, dan menjaga jarak. Maksimal hanya 10 pengujung yang boleh masuk di saat bersamaan di area pameran. 


QR-CODE 

Untuk kalian yang memiliki smartphone, kalian bisa gunakan untuk scan QR-Code yang ada di setiap section pameran. QR-Code setiap lukisan itu nanti bisa kalian pindai dengan kamera smartphone kalian dan otomatis kalian akan bisa lihat siapakah pelukisnya, apa yang ingin diceritakan oleh penulis dalam lukisan tersebut, serta bisa cek juga harganya! Keren!

 


CONTENT COMPETITION

Seperti yang sudah aku sebutkan di atas, 2madison membentuk H.O.P.E sebagai media apresiasi. Jadi, mereka mengundang para pengunjung pameran untuk memberikan apresiasi dan dukungannya kepada peserta pameran dengan membuat posting foto atau video di sosial media masing-masing. Unggahlah dengan menggunakan hashtag #2madison_hope. Silakan upload paling lambat tanggal 27 Desember 2020.

Pada tanggal 1 Januari 2021 nanti, 2madison akan mengumumkan 3 orang pengunjung (virtual atau physical) dengan konten terbaik yang akan mendapatkan 2madison Exclusive Facemask with Smart Fan.

Nah aku ikutan loh guys, kalian bisa cek IGTV aku ya di @rizkyardinsyah. Atau kalian bisa cek saja hashtag #2madison_hope tadi, mungkin nanti ketemu postingan aku hahaha.

Doakan aku menang ya guys! Aku pengen banget punya maskernya, kemarin aku liat lucu-lucu banget gitu. Dilukis maskernya. Gemassh! Hihihi.



So, mungkin itu aja yang bisa aku share kali ini guys.
Jangan lupa untuk selalu cintai produk lokal, hargai juga produk lokal.

Semoga pandemik ini juga segera berakhir yah!
Amin.


See you again guys in the next article!
Jaga kesehatan selalu!

0 Comments:

Perlunya Pemberitaan Ramah Anak di Masa Kini



Sebelum memulai tulisan ini, saya ingin bertanya kepada teman-teman. Apakah di antara teman-teman masih ada yang suka mendengar/melihat berita di media massa yang menyebutkan identitas anak baik saat menjadi korban maupun pelaku, atau bahkan hingga wajah anak tersebut tidak diblur?

Simpan jawaban teman-teman, karena kita akan mengupas hal ini dalam tulisan blog saya kali ini. 

Pembahasan kali ini sedikit berbeda ya dari yang biasanya aku tulis. Gapapa ya... kali-kali kita bahas hal di luar lifestyle dan traveling, karena sejujurnya hal ini adalah hal yang sudah lama juga ada di unek-unek aku. Kebetulan banget juga aku kemarin diajak ikut workshop mengenai Bimbingan Teknis Pemantauan Pemberitaan Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang isinya daging semua guys dan pastinya bermanfaat banget, banyak hal yang aku baru tau juga. So, aku pengen banget share ke kalian.

Teman-teman, perkembangan media elektronik pada satu dekade ini memang begitu sangat cepat kan. Bahkan telah membuat dua generasi, yaitu Generasi Millenial dan Generasi Z, memiliki gaya hidup yang berbeda drastis dengan generasi sebelumnya. Termasuk dalam pembentukan pola pikir. Banyak anak terpaksa tumbuh dewasa lebih cepat namun pola pikirnya masih belum matang. Tidak heran ya, kalau sekarang kita selalu dibuat geleng-geleng kepala sama pemberitaan di media mengenai kasus anak, misalnya geng motor, pemerkosaan anak di bawah umur oleh remaja, atau memang kasus pidana anak yang dilakukan oleh orang dewasa (alias anak menjadi korbannya).

Kenapa sih bisa kaya gitu? Ada beberapa hal seperti,

  1. Banyaknya informasi untuk orang dewasa di media yang tersaji bebas kepada anak
  2. Banyak anak mengakses informasi yang tidak pantas dibaca, dilihat anak tanpa pendampingan
  3. Kurangnya buku-buku dan bahan informasi untuk anak yang disediakan oleh media yang memberikan layanan informasi

Di luar hal tersebut, bukan berarti lalu kita perlu menutup akses informasi untuk anak. Tidak. Karena kenyataannya, dalam Pasal 10 UUD No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, anak itu berhak memperoleh informasi.


Namun, anak-anak tersebut butuh yang namanya pendampingan. Jangan sampe anak dibiarkan bebas mengakses informasi. Kasian jika moral anak-anak Indonesia rusak, anak-anak itu masih memiliki masa depan yang panjang. Makanya, kadang aku itu suka sedih juga melihat anak-anak masuk berita, baik jadi korban ataupun pelaku tindakan pidana. 

Pada dasarnya ada 4 (empat) prinsip pemberitaan berperspektif perlindungan anak:

  1. Tak ada kejahatan anak, yang ada ialah kenakalan
  2. Pelaku kejahatan anak pada dasarnya adalah juga seorang korban
  3. Anak memiliki hak, bukan kewajiban
  4. Setiap penegakan hukum harus berorientasi pada apa yang terbaik untuk anak

Nah untuk itu, kalau balik ke tulisan paling awal di blog aku tadi. Bagaimana pengalaman kalian? Sering juga ga menonton atau mendengar berita yang identitas anaknya masih dipublikasikan? 

Aku sebenarnya dari dulu suka heran loh sama berita yang kadang nama, sekolah, dan lokasi kejadian diutarakan dengan jelas, bahkan foto anaknya pun diperlihatkan. Padahal itu tidak boleh karena itu menyangkut privasi, apalagi anak-anak yang masa depannya masih panjang. Jika anak-anak itu pelaku, misalnya, seperti yang aku bilang kalau anak-anak berlaku demikian, sebenarnya tidak sepenuhnya salah anak. Karena pemikiran anak itu belum matang yang masih butuh pendampingan.


MENGAPA ANAK HARUS DILINDUNGI?

Anak adalah amanah Tuhan; anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, bahkan anak adalah mandat internasional dan nasional untuk dipenuhi hak dan perlindungannya. 

Dengan demikian, negara juga ikut mengatur tentang perlindungan anak dalam undang-undang. Lalu mengapa kita juga perlu memantau pemberitaan anak?

  • melindungi dan menjamin hak anak
  • mencegah anak dijadikan objek eksploitasi dan komodifikasi pemberitaan
  • mencegah kejahatan copycat
  • mendorong peningkatan profesionalisme pers dan wartawan
  • mendorong munculnya generasi emas indonesia dengan mutu SDM yang berkualitas


PERLINDUNGAN ANAK DALAM PEMBERITAAN MEDIA

Oke, sekarang, bagimana perlindungan anak dalam pemberitaan media? Menurut Drs. Dermawan, M.Si (Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak di KPPPA) kemarin, perlu ada empat prinsip dasar pemberitaan ramah anak:

  • Non Diskriminasi: menjamin pelayanan yang diberikan tidak mendiskriminasikan anak sebagai penerima layanan informasi berdasarkan ras, warna kulit, suku bangsa, jenis kelamin, bahasa, agama, golongan, atau kelompok sosial, latar belakang sosial ekonomi orang tua, latar belakang pendidikan, dan lain lain.
  • Menghargai Pandangan Anak: menjamin bahwa setiap anak penerima layanan informasi, berhak untuk didegarkan, dihormati, dan dipertimbangkan dengan sungguh-sungguh pandangannya.
  • Kepentingan Terbaik bagi Anak: menjamin bahwa prinsip kepentingan terbaik bagi anak ini menjadi pertimbangan utama dalam setiap layanan yang diberikan.
  • Hak Hidup, Kelangsungan Hidup, dan Perkembangan: menjamin dan mengakui hak hidup, termasuk perkembangan fisik, mental, spiritual, moral, psikis, dan sosial yang melekat pada diri setiap anak.


Jadi adalah hal yang salah jika ada pemberitaan di media massa yang mempublikasikan identitas anak. Apalagi sekarang sudah ada undang-undangnya. Pasal 64 ayat 2 huruf b, UU No. 23 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jaminan Negara secara spesifik ditujukan bagi anak yang membutuhkan perlindungan khusus anak adalah Penghindaran dari Publikasi Atas Identitasnya.

Untuk tujuan ini lah mengapa kemarin KPPPA mengadakan workshop ini kepada teman-teman blogger untuk turut serta dalam menyebarluaskan masalah perlindungan anak dalam pemberitaan termasuk juga kita diberi bekal bagaimana cara menulis berita atau artikel yang ramah anak. Benar-benar bermanfaat banget bagi para blogger. Thank you loh KPPPA atas sharingnya. :)

Dalam sesi Pak Dermawan ini juga diberikan penjelasan tanggung jawab negara dalam mencapai tujuan ini, yaitu negara harus:
  1. mendorong media massa untuk menyebarluaskan informasi dan bahan yang bermanfaat dari segi sosial dan budaya bagi anak dan sesuai dengan semangat Pasal 29;
  2. mendorong kerja sama internasional dalam pengadaan, pertukaran, dan penyebarluasan informasi dan bahan-bahan seperti tersebut di atas dari berbagai sumber buday, nasional, dan internasional;
  3. mendorong pengadaan dan penyebarluasan buku-buku anak;
  4. mendorong media massa untuk secara khusus memperhatikan kebutuhan kebahasaan (linguistik) anak yang termasuk dalam kelompok minoritas atau penduduk asli;
  5. mendorong pengembangan pedoman yang tepat untuk melindungi anak dari informasi dan bahan-bahan yang membahayakan kesejahteraannya, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Pasal 13 dan Pasal 18.

KRITERIA PEMBERITAAN LAYAK ANAK

Dalam kesempatan itu, aku sempat bertanya ke salah satu pembicara, "Mengapa ya di berita jaman sekarang ini suka ada adegan rekayasa ulang tindak pidana yang dijelaskan secara cukup spesifik di Televisi? Padahal itu bisa saja ditiru baik oleh orang dewasa apalagi anak-anak yang merupakan peniru yang baik."



Ternyata jawabannya memang seharusnya rekayasa ulang itu tidak dibenarkan ditampilkan secara spesifik di media massa, apalagi dijelaskan juga posisi pelaku/korban dan bagaimana caranya. Ini juga termasuk bagian dari pemantauan pemberitaan ramah anak. Lalu bagaimana kriteria pemberitaan layak anak tersebut. Ada delapan poin yang di-highlight dalam workshop ini:
  1. Informasi yang bebas pelanggaran hak anak dan tidak mengandung unsur kekerasan, ancaman, pornografi, dan perjudian yang mudah ditiru anak.
  2. Informasi yang tidak mengandung unsur antisosial, provokatif, dan mistik yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
  3. Informasi yang dapat meningkatkan kemampuan anak untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik.
  4. Informasi yang dapat mengembangkan kreativitas dan potensi sesuai dengan tingkat usia dan kematangan anak.
  5. Informasi yang mengandung nilai-nilai budaya, budi pekerti, dan kearifan lokal.
  6. Informasi yang mudah diakses dan dipahami oleh anak sesuai dengan tingkat usia dan kematangan.
  7. Informasi yang akurat berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.
  8. Informasi yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana, sopan, santun, dan beretika.
Dalam workshop kemarin juga sempat diisi oleh Bapak Kamsul Hasan (Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat) mengenai Pedoman Pemberitaan Ramah Anak. Beliau menjelaskan siapakah anak yang harus mendapatkan perlindungan dari ekspos media.

Anak yang berhadapan dengan hukum menurut pasal 1 angka 2 UU SPPA (Sistem Peradilan Pidana Anak) adalah:
  • anak yang berkonflik dengan hukum (anak yang melakukan tindak pidana). Anak yang berkonflik dengan hukum yang selanjutnya disebut Anak adalah anak yang telah berumur 12 tahun, tetapi belum berumur 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana (Pasal 1 angka 3 UU SPPA).
  • anak yang menjadi korban tindak pidana. Anak yang menjadi korban tindak pidana yang selanjutnya disebut Anak Korban adalah anak yang belum berumur 18 tahun yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan penuntutan dan pemeriksaan di siding pengadilantentang suatu perkara pidana yang didengar, dilihat, dan/atau dialaminya sendiri. (Pasal 1 ayat 59 UU SPPA)
  • anak yang menjadi saksi tindak pidana


PERAN KELUARGA DAN "KITA"

Dari informasi yang sudah disampaikan di atas, maka diperlukan peran mulai dari keluarga, sekolah, bahkan kita sebagai masyarakat. Apa sajakah? Baik kita mulai dulu ya dari peran keluarga.

Peran Keluarga
  • mengupayakan tersedianya buku-buku bacaan anak dan bahan-bahan informasi layak anak dalam berbagai format media di rumah;
  • membangun komunikasi dan keterbukaan dengan anak, sehingga orangtua bisa mendapatkan berbagai informasi yang diperoleh anak dan melakukan edukasi tentang pencegaan dan perlindungan dari materi informasi yang berbahaya bagi anak;
  • meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi;
  • menumbuhkan sikap kritis pada anak terhadap informasi yang diterima;
  • terkait dengan acara di televisi, terdapat sejumlah upaya yang bisa dilakukan seperti, dengan membatasi waktu menonton dan mengatur waktu menonton, memilih acara yang bermanfaat;
  • melakukan proteksi konten pornografi baik pada fasilitas komputer di rumah maupun pada gadget yang dimiliki anak dengan beberapa aplikasi yang ditawarkan, sehingga anak bisa dihindarkan dari konten pornografi.
Nah banyak yah PR bagi keluarga dalam perlindungan anak. Tentu dong yah, karena keluarga adalah yang paling dekat dengan anak. Lalu apakah peranan kita sebagai masyarakat? 

Kita bisa mengawal bila berita atau gambar atau video. Jika platform media tersebut di bawah domain Dewan Pers maupun KPI, maka konten tersebut menjadi tanggung jawab Dewan Pers maupun KPI. Tapi bagaimana jika konten tersebut berada di luar domasin Dewan Pers maupun KPI? Kewenangannya ada pada Kominfo dan Polri.

Masyarakat dapat melaporkan melalui situs web www.aduankonten.id.

Dengan demikian, kita berharap bahwa ke depannya pers atau media pemberitaan dapat lebih smart dan bijaksana dalam membuat konten pemberitaan yang lebih ramah anak dan menjunjung perlindungan anak.


Baiklah guys, mungkin segini dulu sharing dari aku ya mengenai Pemberitaan Ramah Anak. Semoga informasinya bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan. Semoga ke depannya, aku bisa sharing hal-hal yang positif dan bermanfaat lagi ya. Daaaah....


0 Comments:

REVIEW SKINCARE: L’OREAL REVITALIFT CRYSTAL MICRO-ESSENCE

 



Selama ini ada dua facial essence yang gw cinta banget, yang pertama adalah Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence, dan yang kedua L’Oreal Revitalift Crystal Micro-Essence ini. Walaupun pemakaian L’Oreal ini masih baru dua minggu, tapi kayanya gw udah ga sabar buat review, toh udah bisa gw rasakan juga hasilnya. So, gw bakal review first experience-nya dulu ya sampe review gimana sih hasilnya setelah dua minggu pakai. Nanti, kalau ga males, gw bakal buat lagi reviewnya setelah habis setengah botol. Atau kalian bisa stay tune di IGS gw juga di @rizkyardinsyah. Gw biasanya lebih dulu update skincare-skincare itu di sana disbanding blog. Kalau di blog butuh mengumpulkan niat dulu buat nulis hahaha.
 

L'Oreal itu emang salah satu produk legend ya guys, udah dari dulu kayanya ada. Dan jujur aja, gw belum pernah pake skincare mereka, kecuali sunscreen-nya. Sunscreen L’Oreal Perfect Matte & Fresh itu udah paling favorit banget. Gw pernah buat juga reviewnya karena buat cowok ini cocok banget. Kalian bisa baca di link berikut ya kalau pengen baca CLICK HERE.

Oke balik lagi, temen gw, Ka Dini @andini_harsono, sempet racunin gw L’Oreal ini. Timing-nya pun pas banget karena PHTE Avoskin abis, jadi mau beli yang baru. Okelah gw akhirnya beli L’Oreal.


SEMPET BINGUNG BELI YANG MANA

Ka Dini ini rekomendasiin yang L’Oreal Revitalift. Tapi waktu gw mau beli, gw sempet bingung karena ternyata ada edisi lainnya juga guys. Oke gw sebutin ya, jadi L’oreal punya beberapa edisi essence, ada:


  1. Revitalift Crystal Micro-Essence
  2. White Perfect Clinical Essence Lotion
  3. Youth Code Booster Essence
  4. White Perfect Clinical Anti-Spot White Essence

Di antara keempat ini, gw bingung yang No. 1 sama No. 2. Perbedaannya dimana? Kalau yang Revitalift itu concern ke moisturizing, brightening, dan pore-treatment, sementara yang White Perfect itu concern ke moisturizing, brightening, dan dark spot-treatment. Oke setelah galau lama, akhirnya gw pilih Revitalift dulu aja, sehubungan masalah utama sekarang masih di pori-pori. Jadi gw berharap dia punya efek yang dahsyat ke pori-pori gw di bagian pipi hehe. Plus selama gw belanja, ka Dini kirim foto bareface-nya yang cuma pake L’Oreal Revitalift ini setelah berminggu-minggu pake, dan katanya lebih glowing dan mulus. Dalem hati, “sial nih racun pisan si Ka Dini teh.” HAHAHA. Beruntung juga, di Watsons kala itu, L’Oreal Revitalift 130 ml diskon besar pemirsa! Harga asli Rp 342.000 jadi Rp 185.900. Diskon 45%! Yaampun ini kaya berkah banget! Niat belanja dilancarkan! LOL.



DIREKOMENDASIKAN BANYAK ORANG DI OFFICIAL WEBSITE L’OREAL


Kalau kalian tau, ada sebanyak 946 orang yang memberikan review mengenai produk ini di official website-nya L’Oreal www.loreal-paris.co.id, dengan rating sebesar 4.9/5.0. Gila sih tinggi banget ini! Review paling kecil itu ada 9 (sembilan) orang yang memberikan rating 3.0/5.0. So, menurut  gw ini bukan masalah kritikal. Pilihan yang tidak salah guys. Hahaha.


INGREDIENTS & FUNCTIONS


AQUA/ WATER, BUTYLENE GLYCOL, ALCOHOL, HYDROXYETHYLPIPERAZINE ETHANE SULFONIC ACID, PROPANEDIOL, PPG-6-DECYLTETRADECETH-30, CAPRYLYL GLYCOL, SALICYLIC ACID, SODIUM HYDROXIDE, P-ANISICACID, ADENOSINE, CAPRYLOYL SALICYLIC ACID, ACETYLTRIFLUOROMETHYLPHENYL VALYLGLYCINE, DISODJUM EDTA, PARFUM/ FRAGRANCE, MADECASSOSIDE, BENZYL SALICYLATE, LIMONENE, LINALOOL, BENZYL ALCOHOL, PENTYLENE GLYCOL, FAEX EXTRACT/ YEAST EXTRACT, TOCOPHEROL (F.I.L B230141/1)


Kalau dilihat dari bahan-bahannya, memang paling utama bisa kita lihat adalah air. Kemudian ada juga Butylene Glycol. Butylene Glycol ini salah satu jenis alcohol yang memiliki fungsi pelarut dan penurun kekentalan produk. Itu mengapa tekstur L’Oreal Essence ini adalah cair seperti air. Teksturnya hampir persis sama PHTE-nya SKII, dan sedikit lebih watery dari PHTE-nya Avoskin. Untuk gw, essence yang teksturnya seperti air ini adalah keuntungan, karena lebih cepat menyerap.


Butylene Glycol juga dia memiliki fungsi sebagai zat humectants, yaitu sebagai pengikat kelembaban udara menuju lapisan kulit. Jadi menjaga kestabilan kelembaban kulit kita. Kita bisa lihat juga ya di urutan bahan ketiga ada alkohol lagi. Nah, fungsi alcohol ini sebenernya ga berbahaya sih guys. Alkohol bisa bantu agar bahan-bahan lebih larut dengan merata, memberikan efek segar, dan membantu megeringkan jerawat.


Tapi beberapa orang mungkin alergi akan alcohol, jadi gw wanti-wanti aja bagi kalian yang alergi alcohol, kalian harus pertimbangin lagi aja skincare ini karena alkoholnya berada di urutan depan-depan. Kan ada juga yang urutan alcohol-nya di belakang-belakang, itu biasanya cocok aja sama yg anti-alkohol, karena menandakan kandungan alkoholnya sedikit.


Oke bahan selanjutnya, (kita highlight yang utama aja ya), ada Salicylic Acid yang membantu menyamarkan pori, menghaluskan kulit, dan mengatasi jerawat. Terus essence ini juga mengandung Centella Asiatica (di atas disebut Madecassoside – salah satu molekul yang terdapat pada Centella Asiatica) yang berfungsi untuk meredakan kemerahan (anti-inflamasi), menyembuhkan luka bakar, meningkatkan anti-oksidan, produksi kolagen di kulit, meningkatkan elastisitas kulit, restrukturisasi kulit, menghaluskan kerutan dan garis halus.


Kemudian, terakhir, yang perlu dicatat adalah essence ini mengandung Fragrance. Bagi kalian yang alergi banget pake skincare yang ada fragrance-nya, silakan kalian untuk consider lagi skincare ini. Tapi bagi kalian yang It’s okay with fragrance, kalian akan dibuat SEMAKIN JATUH CINTA dengan aromanya yang menenangkan banget guys. Saat kalian menggunakan ini, kalian akan merasakan sensasi seperti orang kaya lagi pake skincare. HAHAHA. Seriously!


SUITABLE FOR PEOPLE WHO…


Karena essence ini sifatnya water-based, jadi menurut gw bakal cocok untuk semua jenis tipe kulit. Hanya itu tadi, hati-hati bagi kalian yang memiliki kulit kering dan sekaligus sensitive terhadap alcohol. Kemudian untuk ibu hamil pun disarankan konsultasi ke dokter dulu, karena biasanya kan ibu hamil gab oleh pake skincare yang mengandung alcohol yah.


Bagi kalian yang alergi terhadap fragrance juga seperti yang gw udah bilang di atas, harus lebih consider lagi kalau mau pake ini.


Bagi kalian yang memiliki riwayat fungal acne, tidak usah khawatir, karena ini aman untuk kalian guys!


HOW TO USE IT


Untuk menggunakan essence yang se-watery ini, gw ga menyarankan kalian menggunakan kapas ya, karena sayang mubazir cuy. Langsung aja:


  • Tuangkan 1-4 tetes ke telapak tangan. Make sure kalian sudah cuci tangan pake sabun.
  • Lalu usapkan perlahan.
  • Tepuk-tepuk secara perlahan mulai dari dahi, turun ke pipi, sampai ke dagu. Tepuk-tepuk ini akan membantu agar essence lebih cepat meresap ke dalam pori-pori.


EFFECT AFTER USING FOR TWO WEEKS


Produk ini sebenarnya punya klaim setelah 4 (empat) minggu pemakaian, kita dapat merasakan:


  • 95% kulit terasa tampak bercahaya
  • 97% kulit terasa lebih halus
  • 98% kulit terasa lebih lembab

Nah bagaimana dengan efek yang gw rasakan setelah 2 (dua) minggu pemakaian?


Oke gw udah bisa merasakan semuanya namun dengan persentase yang berbeda, yaitu 50% kulit terasa ga lebih kusam (dilihat saat pagi hari setelah penggunaan semalam), 70% kulit terasa lebih halus, dan 90% kulit memang beneran lebih lembab. Di luar itu, pori-pori pun lebih better daripada sebelum pake, walaupun gw belum ngeliat dampak yang signifikan. Cuma gw punya firasat baik sama skincare ini bakal bisa memberikan efek yang lebih dari yang gw dapatkan sekarang dalam jangka waktu panjang.


Kali ini gw baru 1.2 cm aja guys selama dua minggu ini, masih buanyaaaak banget. Total panjang botol kalau penuh sekitar 12.4cm. Kebayang ini abis kapan, 6 bulan kayanya baru abis haha. Padahal gw pake ini banyak banget setiap pake. HAHAHA.


IS WORTHY FOR THAT PRICE?


Essence ini menurut gw lumayan ya harganya, Rp 300rb kan. Tapi cukup worthy sih mengingat ini essence gw rasa normalnya bakal habis antara 4-6 bulan. Belum lagi manfaatnya juga lumayan banget guys.


WILL I RE-PURCHASE THIS PRODUCT?


Tergantung, kita lihat dulu ya setelah 2 (dua) bulan pemakaian. Kalau efeknya bagus banget, gw bakal repurchase. Tapi gw belum banyak coba essence, dan ini menurut gw recommended banget. Semisal ini habis, sebenernya gw pengen coba L’Oreal White Perfect Clinical Effence Lotion-nya sih. Cuman anti gw coba yang mini packaging-nya aja, lihat mana yang lebih baik. Kalau yang White Perfect kurang memuaskan, gw rasa gw bakal balik lagi ke essence ini, karena memang udah cocok juga.


HOW TO BUY?


Kalian bisa beli ini di official website L’Oreal di link yang tadi gw sebut di paling atas, bisa juga beli di drugstore (Guardian, Watsons, etc), atau di marketplace (Shopee, Tokopedia, Sociolla). Kalau kalian anaknya suka coba-coba dulu, gw sarankan beli aja yang versi 60ml.


Harga yang 65ml di Shopee “Loreal Indonesia Official Store” adalah Rp 159.000, tapi dia lagi diskon sekarang jadi Rp 123.200. Kalian klik aja banner di bawah ini kalau kalian mau beli.


Sekaligus aku pamit yaaa, terima kasih sudah membaca guys. Semoga bermanfaat ya reviewnya!

Bye bye!




0 Comments:

Selamanya by Prof. Dr. Arif Satria (Lirik)

 Hi semuanya!

Kali ini gw cuma mau share sebuah lirik lagu.

Jadi Rektor IPB gw bikin lagu dan enak banget asli, judulnya "Selamanya". Ini terus dicover sama temen aku, pasangan suami-istri gitu dalam sebuah Acapella. Dan gw tau dua-duanya anak paduan suara. Kebayang cetar membahana pisan. Kalau mau denger bisa cek Instagramnya @fitriintendia.

Terus gw cari liriknya di Google dan ga ketemu. Ih sedih banget. Yaudah deh gw dengerin aja dari covernya Ka Vita itu, terus aku tulis. So mohon maaf kalau ada kesalahan. Please drop the revision in the comment if you found any wrong(s). Thank you guys!


SELAMANYA

by Prof. Dr. Arif Satria


Di hatiku, selalu ada namamu

Terukir indah, takkan pernah tergantikan

Kita t’lah berdua

Melukis warna cinta

Dan berjuta makna

 

Di jantungku, ada getar suaramu

Mengalun syahdu

Membisikkan nada cinta

Indahnya kita bersama

Satukan jiwa ini

Tuk s’lama-lamanya

 

Reff:

Nada-nada cinta sejati

Menyentuh kalbu, takkan pernah lekang waktu

Iringi jejak suara bening hati ini

Yang tak henti mencintaimu

 

Indahnya kita Bersama

Satukan jiwa ini

Tuk S’lama-lamanya

 

Back to Reff 2x

 

Iringi jejak suara bening hati ini

Yang tak henti mencintaimu

0 Comments:

TETAP TENANG, LANGKAH LEBIH RINGAN | WITH ADJIE SANTOSOPUTRO

 

Kesehatan mental belakangan ini menjadi isu yang cukup menarik ya guys. Tapi hal ini jangan sampai diartikan yang negatif banget ya. “Ah gw sehat ko, ga gila.” NO. Kesehatan mental bukan selalu “hilang akal”. Hal-hal yang mungkin dianggap sepele, seperti penangangan stress, cara bersosialisasi yang bermasalah, bahkan kecemasan, dapat digolongkan bagian dalam isu kesehatan mental. 

Nah ada hal yang menarik yang baru gw tau kemarin, mengenai “Mindfulness”. Merupakan salah satu powerful tool dalam membentuk kehidupan yang lebih damai. Yuk simak tulisan singkat gw guys. 


 Guysssss! Akhirnya gw balik lagi setelah cukup lama nih ya ga nulis karena lagi bener-bener sibuk banget belakangan ini karena kerjaan, Instagram project, dan juga hal-hal lainnya. Kali ini gw buladkan tekad buat nulis karena gw merasa hal ini perlu banget sih gw share ke kalian. Something new for me, and I believe it will be useful for us.


 

  Pernahkah kalian merasa bahwa walaupun raga kita di sini, tapi pikiran kita melayap ke masa lalu atau ke masa depan? Dan hal tersebut membuat kita menjadi merasa cemas dan tidak tenang. Ternyata hal tersebut tidak baik loh untuk kehidupan kita. Perlu yang namanya suatu “refreshment” agar pikiran kita jernih kembali dan kehidupan menjadi lebih damai.


Dua hari lalu gw ikutin IG Live Home Credit (IG: @homecreditid) dari seorang praktisi mindfulness, Adjie Santosoputro. Beliau sudah kurang lebih 15 tahun mempelajari tentang mindfulness. Wow cukup lama ya guys! So ga salah kalau sekarang Mas Adjie udah jadi praktisi mindfulness.


Mengapa sih memang mindfulness itu diperlukan?

Nah ini menarik banget guys. Gw yakin pasti beberapa dari kita sering banget merasa cemas atau tidak tenang, pada suatu kondisi ketidakpastian atau misal saat adanya suatu tekanan. Atau contoh yang paling mudah ya, dalam situasi pandemik gini kita berpikir:

 

“Aduh kalau Corona ga berakhir…. gimana ya nasib usaha gw?”

“Gw takut banget nih nanti kena layoff kalau Covid-19 ga selesai-selesai.”

“Jangan-jangan kalau gw ga melakukan ini, nanti gw….”

 

Dan pikiran-pikiran lainnya….

Nah dengan melatih mindfulness kita bisa berdamai dengan rasa cemas itu atau ketidaktenangan itu.


Lalu bagaimana kita berdamai dengan kecemasan itu?

Kata Mas Adjie, hal paling dasar itu kita harus tau dulu akar dari rasa kecemasan itu. Dan rasa cemas itu sendiri biasanya terjadi karena keinginan kita untuk memastikan hal yang tidak pasti. Wow luar biasa ga sih guys kata-kata Mas Adjie ini? Gw sampe speechless banget deh denger statements dari Mas Adjie itu. Hehe.



Nah agar kecemasan itu hilang, kata Mas Adjie, jadinya selain kita harus mengurangi keinginan untuk memastikan hal yang tidak pasti itu tersebut. Kita juga perlu menciptakan hal-hal yang bisa membuat kita bahagia. Tapi perlu dicatat, kata Mas Adjie, ternyata bahagia dan gembira itu berbeda loh guys. Gembira itu sifatnya lebih sementara, seperti “hore-hore” atau tertawa. Tapi bahagia melampaui kegembiraan, jadi lebih ke jiwa dan raga kita yang damai. Wow!


Hal yang paling simpel dulu deh agar menciptakan pikiran yang tenang ya guys. Adalah “sadari napas”. Ini kalau gw artikan ya guys, mirip kaya lagi meditasi gitu. Luangkan waktu untuk duduk diam beberapa menit, dan rasakan setiap helaan napas kita. Hal ini akan melatih pikiran kita bahwa kita menyadari bahwa kita berada di saat ini, karena napas yang dirasakan itu adalah saat ini, bukan napas yang lalu atau yang akan datang, sehingga pikiran kita tidak “parno”.


Kemudian hal yang menurut gw ya guys lebih advanced lagi dari perkataan Mas Adjie, salah satu hal agar membuat pikiran kita lebih tenang adalah “jangan terlalu mempercayai pikiran diri sendiri”. Gw sempet mikir, ‘anjaaay terus siapa yang percaya lagi dong?’.


Ternyata maksud Mas Adjie itu lebih luas dari yang gw pikirkan, maksudnya itu, pikiran kita itu kan kebanyakan seperti membayangkan ya. Seperti pertanyaan-pertanyaan yang udah gw sebut di atas tadi, walaupun mungkin bayangan-bayangan atau pikirannya jauh lebih sepele dari itu. Tapi hal itu akan membangun kecemasan, dan dapat membangun ketidaktenangan jiwa yang membesar. Sehingga kita harus coba mengingatkan diri kita sendiri “Pikiran kita belum tentu bener ko.” Jadi rasa kecemasan akan berkurang.


Satu lagi, ini cocok banget nih buat gw guys. Bagi kalian juga yang mungkin rasa kecemasan atau ketidaktenangan muncul karena pusingnya mikirin apa yang harus dilakukan sekarang, karena saking banyaknya wkwkw, adalah mengurangi multitasking. Oke mungkin buat sebagian orang multitasking itu keren. Tapi beberapa orang yang belum mahir mengontrol kecemasan dan kepanikan, multitasking akan menimbulkan kegelisahan dan ketidakproduktifan juga. Nah jadinya, kita perlu mengurangi multitasking guys, dan memperbanyak yang namanya single-tasking. Mungkin dengan membuat to-do-list dengan skala prioritas akan membantu kita dalam mengerjakan apa-apa yang harus dikerjakan setiap harinya guys. Dengan begini, bisa lebih terstruktur dan kitanya juga jadi lebih tenang gitu.

 

Apakah perlu bantuan pihak luar saat kecemasan sudah terlalu berlebihan?

Perlu guys! Mas Adjie bilang saat kecemasan memang dirasa sudah terlalu berlebihan sehingga diri sendiri sudah bener-bener sulit mengontrol, kita perlu bantuan pihak luar. Coba pergi ke psikolog untuk mengkonsultasikan hal tersebut sehingga kita mendapatkan bekal yang lebih spesifik dalam menghadapi kecemasan saat dia muncul. 


Nah guys, itu tadi beberapa hal yang gw inget dari Live IG kemarin di instagramnya @homecreditid bersama Mas Adjie Santosoputro, seorang pakar Mindfulness, dalam topik “Tetap Tenang, Langkah Lebih Ringan”. Seru banget sih, karena banyak banget statement mas Adjie yang menurut gw mind-blowing gitu. Sadaaaas! 

Thank you banget loh Home Credit Indonesia udah ngadain Live IG yang guest-star nya menarik. Gw jadi kepo nanti selanjutnya bakal ada siapa lagi yaaaa. Hihi.

Annyeonghaseyo guys! Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya!


#AYOMAJUBERSAMA


21 Comments:

REVIEW CITRA FRESH GLOW MULTIFUNCTION GEL



Ini merupakan review skincare gw berdasarkan hasil pembelian random saat belanja di Alfamart. Haha. Waktu itu gw liat Citra ini dengan packagingnya yang eye-catching. Lalu gw cek aja apa sih itu..... Dan ternyata multifunction gel! Murah dan packagingnya cukup besar! Akhirnya beli deh buat nyobain.....

0 Comments:

REVIEW AVOSKIN INTENSIVE NOURISHING EYE CREAM





Eye Cream adalah satu-satunya skincare yang mengalami pencarian panjang dalam sejarah per-skincare-an gw. Anjaay! Hahaha. Yash karena sampe detik saat gw menulis artikel ini pun gw belum memutuskan eye-cream mana yang paling the best? Akankah Avoskin ini menjadi penghentian terakhir gw? Ceile. Yuk simak dulu aja reviewnya!


Kebiasaan tidur gw yang selalu di atas jam 12 serta seringnya lihat layar komputer dan smartphone, membuat kantung mata semakin jelas terlihat dan menghitam. Mata juga sering terasa cepat lelah. Nah, menghilangkan mata panda ini tuh susaah banget jadinya. Kalau cewek, mungkin bisa ditutupi dengan pake concealer. Tapi kalau cowok kan, hmm gimana gitu ya, sulit juga kalau pake concealer sehari-hari. Karena ya gabisa pake concealer doang, harus pake BB Cream atau foundation juga, kalau engga bagian bawah matanya jadi belang sendiri. Hehe.

Tapi gimanapun, mau cewek atau cowok, seharusnya kita bisa merawat kulit di sekitar mata juga supaya bisa menunda tanda-tanda penuaan seperti kerutan. Gw aja umur 28 gini udah mulai ada kerutan guys! So lebih cepat lebih baik. Kita rawat dari sekarang.

Salah satu siasatnya adalah dengan menggunakan eye-cream.

Nah kali ini gw mau ngasih review si produk eye-cream Avoskin. “Wah eye cream Avoskin berarti udah kasih perubahan signifikan?” Jawabannya, belum guys. Gw baru pake ini masih dua minggu. Tapi……. nah ini, karena gw melihat adanya perubahan, gw jadi mau share ke kalian! Yuhuuuu~

Perubahannya belum signifikan banget, ya wajar sih baru dua minggu. Tapi untuk hasil dari sebuah eye-cream, ini termasuk progress yang lumayan, karena biasanya efeknya baru keliatan setelah 1-2 bulan pakai. Tergantung kepada sensitivitas kulit dan gaya hidup orangnya. Ini yang bikin gw jadi semangat buat lanjutin terus menggunakan eye cream Avoskin. Dan ini menjadi review produk terekstrim gw guys. Why? Karena gw dengan berani membuat review di sebelah mata doang wkwkwk. Gw pikir kalau kantung mata kan bagian kulit yang lembut banget yah, dan mikirnya pasti efek dari eye-cream dalam dua minggu pasti ga terlalu keliatan. Jadi kalau cuma bikin foto before-after, takutnya perbedaan tingkat pencahayaan sedikit saja bisa bikin perbandingannya bias. So, gw berharap dengan cuma pake sebelah, jadi keliatan perbedaan antara mata kanan dan kiri secara lebih kredibel. (Sebelumnya, kita akan membuat initial judgment ya, anggap tingkat kecerahan dan tingkat keriput mata kanan dan mata kiri pada awalnya sama).

Seperti biasa, sebelum masuk ke hasil. Kita bahas dulu ya sekilas tentang produk Avoskin ini.


PRODUCT KNOWLEDGE

PACKAGING

Untuk produk keluaran lokal, gw sangat-sangat impressed banget dengan packaging si eye-cream Avoskin ini. Kalian liat kan? Dari pemilihan warna box-nya dan warna jar-nya yang coklat, sumpah elegan banget!!! Jar-nya terbuat dari kaca yang cukup tebal, gw pernah ga sengaja jatuhin ke lantai keramik, dan ga pecah. (Tapi kalian jangan coba juga yaa, wkwkwk.)

Gambar 1  Packaging Avoksin Intensive Nourishing Eye Cream
Setelah buka tutupnya, masih ada lagi pelindung bagian dalamnya supaya kalau cream ini dibulak-balik ga akan nempel di tutup yang utama agar lebih higienis. Ukurannya imut banget, sangat travel friendly!

Gambar 2  Packaging Avoksin Intensive Nourishing Eye Cream
Cuma yang disayangkan, Avoskin ga kasih spatula. Kalau kalian punya spatula sendiri, silakan pakai. Tapi karena gw anaknya males, jadi pake tangan aja. Cuma pastikan tangan sudah bersih sebelum mulai pake skincarenya. Emang eye-cream Avoskin ini agak unik, biasanya dari pengalaman pake eye-cream sebelum-sebelumnya, packaging eye-cream itu selalu bentuk tube, jadi lebih hygiene.  

HARGA

Harga eye-cream ini di official website Avoskin, www.avoskinbeauty.com, adalah Rp 149.000. Harga ini gw rasa cukup standard yah. Memang pada umumnya harga eye-cream itu kebanyakan di atas 70rb dan di bawah 200rb. Tapi kalau dibandingkan dengan lamanya pemakaian, gw rasa untuk harga Rp 149.000 gak mahal. Isinya itu 10gram. Menurut gw, ini bisa dipakai 3-4 bulan. Jadi ga perlu beli setiap bulan.

TEKSTUR & AROMA

Waktu awal barangnya datang dan gw buka tutupnya, gw agak shock karena minyak dan creamnya kaya kepisah gitu. Kayanya gegara selama distribusi ini barang berada di dalam bubble wrap dan panas, jadi essential oil yang ada di dalam kandungan eye-cream ini terpisah. Tapi mungkin bisa teman-teman aduk aja pake spatula yang steril yah. Terus simpen aja nanti di dalam kulkas, karena memang direkomendasikan juga disimpen di kulkas, jadi waktu dipake jauuuh lebih seger gitu.

Gambar 3  Packaging Avoksin Intensive Nourishing Eye Cream
Warna creamnya itu putih dan teksturnya lembut. Aromanya memang rasa-rasa essential oil yang calming gitu. Tapi ga menganggu. Dan yang gw suka, dia ini beneran lembut waktu diaplikasikan ke kantung mata, terus cepet menyerap di kulit, dan gak greasy.

KANDUNGAN

Seperti yang udah gw singgung di atas, kalau Avokin Intensive Nourishing Eye Cream ini terdiri dari banyak essential oil yang bagus banget manfaatnya. Misal:

  • Aloe barbadensis leaf extract, sebagai pelembab, anti-oksidan, dan memberikan nutrisi.
  • Anthemis nobilis/ Chamomile flower oil, sebagai anti-oksiden, antiradang, dan antialergi.
  • Tea tree oil, sebagai antiseptic, antiinflamasi,
  • Grape extract, membantu mengencangkan kulit, menyamarkan kerutan, dan sebagai anti-oksidan.
  • Kojic acid, membantu mencerahkan kulit di sekitar mata.
  • Cucumber extract, mebantu mencerahkan.
  • Coffee extract, sebagai anti-oksidan.
  • Collagen, membantu melembabkan, mengurangi garis halus, dan mencerahkan kulit.
  • Macadamia nut extract, membantu melembabkan dan menutri kulit di bawah mata. Juga membantu agar kulit tidak over-dehydrated karena kandungan asam linoleat di dalamnya.
  • Algae extract, membantu dalam memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.



Nah itu tadi beberapa kandungan yang ada di dalam Avoskin Intensive Nourishing Eye Cream. Amazing gak guys? Gila kan banyak banget kandungan yang bermanfaatnya!


CARA PAKAI

Cara menggunakan eye-cream itu cukup dita-tap ringan saja dengan ujung jari mani sampai merata. Kalian boleh menggunakannya juga pada pagi hari dan malam hari.

REVIEW 2 MINGGU

Waktu dapet challenge menggunakan eye-cream ini selama dua minggu, sebenernya gw ga expect bakal ada perubahan gitu. Karena gw yg dulu pake eye-cream lebih dr dua bulan aja ga ngefek. Emang susah banget sih apalagi jadwal tidur belum diubah.

Tapi ternyata setelah dua minggu gw pakai eye-cream ini baik pagi maupun malam hari, luar biasa ada perubahannya guys. Gak terlalu signifikan, tapi yang penting ADA! Emang kan dari awal ga expect apa-apa, makanya waktu gw cek ternyata kantung mata sebelah kanan lebih cerah sedikit dan garis-garis halus/wrinkles-nya lebih tersamarkan, gw seneng banget. Gw langsung antusias banget buat cobain eye-cream ini lebih lama lagi. SAMPAI HABIS! Hahaha.

Nah, teman-teman bisa cek nih di bawah perbedaannya.

Gambar 4  Perbedaan Kulit Setelah 2 Minggu Penggunaan Avoskin Eye Cream
Mantul kan? Gw janji nanti kalau udah habis, gw bakal balik lagi review eye-cream ini setelah satu jar pemakaian. Tapi maaf ya, mulai hari ke-15 gw pakenya di kedua kantung mata, kalau berbulan-bulan gw pake sebelah, nanti kalau belangnya terlihat nyata, yang ada gw sedih, bukan seneng. HAHAHA.

Oke guys gitu dulu aja. See you soon!

2 Comments: